TVRINews, Jakarta
Deputi Bidang Pengembangan Strategis Ekonomi Kreatif Mohammed Ali Berawi berharap World Conference on Creative Economy (WCCE) 2026 dapat memberikan dampak ekonomi bagi Indonesia melalui pembukaan akses pasar internasional, perluasan jejaring bisnis, dan peningkatan peluang investasi di sektor ekonomi kreatif.
Tak hanya itu, ia menuturkan jika forum internasional ini merupakan momentum untuk memperkenalkan produk kreatif Indonesia sekaligus mempertemukan pelaku industri dengan calon mitra bisnis dan investor dari berbagai negara.
Ia menilai, jika dampak ekonomi yang diharapkan tidak hanya berasal dari transaksi selama kegiatan berlangsung, tetapi juga dari peluang kerja sama yang dapat berlanjut setelah forum berakhir.
“Harapan kita memang dampak ekonomi ini akan membuka pasar dulu, akses pasar internasional, dan kemudian membangun jejaring kolaborasi,” ujar Mohammed Ali Berawi pada Rabu, 21 Oktober 2026.
Salah satu upaya yang dilakukan adalah menghadirkan Creative Village di kawasan SCBD, Jakarta, sebagai ruang untuk menampilkan produk ekonomi kreatif Indonesia kepada pasar internasional. Kegiatan ini juga membuka kesempatan bagi pelaku industri untuk melakukan penjajakan produk, pertemuan bilateral, hingga membangun kerja sama dengan perusahaan dan investor global.
Mohammed Ali Berawi menjelaskan, peluang kerja sama yang diharapkan mencakup produksi bersama atau co-production dan investasi antara pelaku ekonomi kreatif Indonesia dengan mitra internasional.
WCCE 2026 melibatkan 65 negara dan tujuh lembaga internasional, serta menghadirkan 133 pembicara dari unsur pemerintah, akademisi, pelaku ekonomi kreatif, industri, dan lembaga keuangan maupun investasi.
Melalui agenda business matching, para pelaku ekonomi kreatif diharapkan dapat menemukan mitra strategis, menjangkau pasar baru, dan memperoleh peluang pendanaan untuk mengembangkan usahanya.
Pemerintah berharap terbukanya akses pasar internasional tersebut dapat memberikan manfaat bagi pelaku ekonomi kreatif di tingkat nasional maupun daerah, sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam industri kreatif global.
Meski demikian, besaran dampak ekonomi dan nilai investasi yang berpotensi dihasilkan dari WCCE 2026 masih akan bergantung pada hasil pertemuan bisnis serta realisasi kerja sama yang terbangun dalam forum tersebut.








