TVRINews – Jakarta
Harga cabai rawit merah melonjak mendekati angka seratus ribu rupiah per kilogram, memicu kekhawatiran inflasi pangan menjelang pergantian bulan.
Gelombang kenaikan harga pangan kembali melanda pasar domestik menjelang akhir September 2026, Berdasarkan laporan dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Bank Indonesia serta Panel Harga Badan Pangan Nasional Rabu 30 September 2026, harga komoditas hortikultura, khususnya aneka cabai, mengalami lonjakan signifikan yang mendominasi dinamika pasar dalam beberapa hari terakhir.
Komoditas cabai rawit merah mencatatkan rekor tertinggi dengan kisaran harga mencapai Rp98.050 hingga Rp99.650 per kilogram. Tekanan serupa juga terlihat pada cabai rawit hijau yang diperdagangkan pada rentang Rp66.600 sampai Rp68.900 per kilogram, serta cabai merah keriting yang berada di angka Rp66.200 hingga Rp71.400 per kilogram. Sementara itu, cabai merah besar terpantau di angka Rp54.950 hingga Rp58.650 per kilogram.
Di sisi lain, komoditas bumbu dapur pendamping seperti bawang merah dan bawang putih menunjukkan pergerakan yang relatif stabil di tengah fluktuasi pasar. Harga rata-rata bawang merah tercatat sebesar Rp36.800 per kilogram, sedangkan bawang putih berada di kisaran Rp38.750 per kilogram.
Beralih ke sektor protein hewani dan bahan pokok penting, situasi pasar terpantau beragam. Daging sapi kualitas murni bertahan di level tinggi dengan rata-rata Rp149.900 per kilogram. Daging ayam ras berada pada posisi Rp41.200 per kilogram, diikuti oleh telur ayam ras seharga Rp28.950 per kilogram.
Adapun komoditas beras, baik kualitas medium maupun bawah, masih berfluktuasi tipis di kisaran harga Rp14.900 hingga Rp15.550 per kilogram.










