TVRINews, Jakarta
Perkembangan marketplace dan perubahan pola belanja masyarakat mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sektor retail herbal mulai beradaptasi dengan sistem distribusi digital.
Tren gaya hidup sehat yang terus meningkat turut memperbesar kebutuhan masyarakat terhadap produk herbal dan kesehatan alami. Kondisi tersebut membuka peluang bagi pelaku usaha retail untuk memperluas pasar melalui platform digital.
Salah satu usaha yang berkembang melalui sistem tersebut adalah SwaSuka Official Store, retail herbal yang mulai dikembangkan di Tulungagung, Jawa Timur, pada 2024. Founder SwaSuka, Abdu Sholeh, mengatakan perubahan perilaku konsumen membuat pelaku usaha harus menyesuaikan sistem penjualan dengan perkembangan teknologi.
“Kami melihat bahwa kebutuhan masyarakat terhadap produk kesehatan alami terus meningkat. Namun di sisi lain, masyarakat juga membutuhkan akses produk yang lebih praktis dan mudah ditemukan dalam satu tempat,” ujar Abdu, dalam keterangan yang diterima redaksi, Rabu, 20 Mei 2026.
Menurut dia, marketplace dan social commerce memberi peluang bagi UMKM daerah untuk menjangkau konsumen secara lebih luas tanpa harus membuka toko fisik di banyak wilayah. SwaSuka mengembangkan konsep multi-brand retail dengan menyediakan berbagai kategori produk kesehatan dalam satu sistem penjualan digital. Produk yang dipasarkan meliputi herbal tradisional, suplemen kesehatan, hingga kebutuhan kesehatan keluarga berbasis bahan alami.
Selain memperluas distribusi produk, pengembangan juga dilakukan pada sistem operasional penjualan digital. Pengelolaan dilakukan mulai dari pengaturan katalog, pembaruan informasi produk, hingga distribusi penjualan melalui marketplace.
Abdu menilai perkembangan retail digital membuat pelaku UMKM tidak hanya fokus pada penjualan produk, tetapi juga penguatan sistem operasional agar usaha dapat berkembang secara berkelanjutan.
“Retail digital saat ini bukan hanya soal menjual produk, tetapi juga bagaimana membangun sistem yang mampu berjalan lebih efisien dan terintegrasi,” katanya.
Menurut dia, perkembangan teknologi digital membuka kesempatan lebih besar bagi UMKM retail dari daerah untuk berkembang ke pasar nasional. Sistem distribusi online juga dinilai membantu usaha retail menjangkau konsumen secara lebih cepat dan efisien. Tren meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pola hidup sehat diperkirakan masih akan mendorong pertumbuhan industri herbal dan kesehatan alami dalam beberapa tahun ke depan. Karena itu, pelaku UMKM retail herbal mulai memperkuat sistem distribusi digital dan memperluas kolaborasi agar mampu bersaing di tengah perkembangan industri retail berbasis teknologi.x










