TVRINews – Jakarta
Komoditas Minyak Goreng dan Ayam Naik, Beras Kualitas Super Melemah
Dinamika harga kebutuhan pokok di pasar domestik Indonesia menunjukkan tren yang beragam pada pembukaan pekan pertama Mei.
Berdasarkan data terbaru yang dirilis oleh Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Bank Indonesia pada Minggu 3 Mei 2026, terjadi pergeseran harga yang signifikan pada sejumlah komoditas utama mulai dari minyak goreng hingga aneka jenis cabai.
Laporan PIHPS mencatat adanya tekanan inflasi pada sektor minyak nabati dan protein unggas. Minyak goreng kemasan bermerek I mengalami kenaikan sebesar 1,48%, membawa harga ke posisi Rp24.050 per kilogram.
Tren serupa juga diikuti oleh daging ayam ras segar yang melonjak 2,68% menjadi Rp40.250 per kilogram.
"Data PIHPS per pukul 08.30 WIB mengonfirmasi bahwa meski beberapa komoditas mengalami kenaikan, terdapat koreksi harga yang cukup tajam pada sektor hortikultura dan beras kualitas premium," sebagaimana dikutip dari laporan harian Bank Indonesia.
Anomali Sektor Beras dan Daging Sapi
Di sektor pangan pokok, beras menunjukkan pergerakan yang kontradiktif. Beras kualitas bawah II tercatat naik tipis ke angka Rp14.650 per kilogram.
Namun, secara keseluruhan, varietas beras lainnya justru mengalami pelemahan harga. Beras kualitas super I dan II masing-masing terkoreksi jatuh ke level Rp16.850 dan Rp16.400 per kilogram, mencerminkan adanya stabilisasi pasokan pada level premium.
Sementara itu, konsumen mendapatkan sedikit kelonggaran pada harga daging merah. Daging sapi kualitas 1 mengalami penurunan sebesar 3,54% menjadi Rp142.900 per kilogram, sebuah pergerakan yang searah dengan penurunan harga telur ayam yang kini berada di angka Rp31.000 per kilogram.
Koreksi Tajam pada Komoditas Hortikultura
Penurunan paling mencolok terjadi pada kelompok bumbu dapur, khususnya cabai. Meskipun cabai merah besar mengalami kenaikan tipis, jenis cabai lainnya justru merosot tajam.
• Cabai Rawit Hijau: Mengalami kontraksi terdalam hingga 12,14% ke harga Rp43.050/kg.
• Cabai Merah Keriting: Turun 6,1% menjadi Rp43.900/kg.
• Bawang Merah & Putih: Kompak melemah di kisaran 2-3%.
Penurunan harga juga meluas ke sektor pemanis, di mana gula pasir kualitas premium dan lokal mengalami depresiasi harga yang moderat.










