TVRINews, Jakarta
Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) membuka peluang kolaborasi dengan Kartini Heritage Center, dalam memberdayakan generasi muda melalui pengembangan ekonomi kreatif.
Menteri Ekraf, Teuku Riefky Harsya mengatakan, pihaknya menyambut baik inisiatif strategis yang mendorong peran generasi muda dalam mengembangkan potensi budaya, kreativitas, dan teknologi lokal menjadi kekuatan ekonomi baru.
"Kami menyambut baik inisiatif strategis ini karena energi perubahan bangsa selalu lahir dari tangan-tangan muda yang berdaya cipta. Ide ini sangat bagus dan memiliki banyak keterkaitan dengan ekosistem ekonomi kreatif. Kita akan diskusikan lebih lanjut dengan direktorat terkait mengenai apa yang bisa dikolaborasikan bersama," ujar Riefky dalam keterangan tertulis, dikutip dari siaran pers yang diterima tvrinews.com, Rabu, 30 September 2026.
Salah satu yang dibahas dalam audiensi tersebut yakni konsep The Legacy Relay 2026. Program ini diarahkan untuk mendorong transformasi ide generasi muda menjadi karya produktif, pembukaan lapangan kerja, serta pertumbuhan usaha baru.
Menurut Riefky, sinergi tersebut diharapkan dapat menghasilkan keluaran intelektual sekaligus program aksi yang berkelanjutan, sehingga pengembangan ekonomi kreatif dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Lebih lanjut, Riefky juga melihat adanya peluang untuk mengomunikasikan The Legacy Relay 2026 dengan penyelenggaraan World Conference on Creative Economy (WCCE) 2026 yang dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada 21–23 Oktober 2026.
"Karena kegiatan The Legacy Relay 2026 bersamaan dengan penyelenggaraan World Conference on Creative Economy (WCCE) 2026 yang dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada tanggal 21–23 Oktober 2026 dengan mengusung tema Inclusively Creative: Collective Continuity, kita dapat mengomunikasikannya lebih lanjut untuk melihat peluang kolaborasi dengan kegiatan WCCE," katanya.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang diolah Kementerian Ekraf, generasi Z dan Milenial mendominasi tenaga kerja sektor ekonomi kreatif Indonesia. Kontribusi kedua kelompok generasi tersebut mencapai sekitar 63 persen atau 17,26 juta orang dari total 27,40 juta tenaga kerja ekraf nasional.
Potensi generasi muda tersebut tersebar di 21 subsektor ekonomi kreatif yang terbagi dalam empat klaster, yakni kreativitas seni dan budaya, kreativitas desain, kreativitas teknologi dan digital, serta kreativitas media.
Sementara itu, dalam momentum Sumpah Pemuda 2026, Yayasan Kartini Heritage Center bersama The Habibie Center akan menyelenggarakan The Legacy Relay 2026 Special Sumpah Pemuda Forum dengan pertanyaan utama "What Will Our Generation Leave Behind?".
Forum tersebut akan mempertemukan sekitar 200 peserta lintas generasi untuk menggali dan meneruskan nilai perjuangan tiga tokoh nasional, yakni Mohammad Hatta, R.A. Kartini, dan B.J. Habibie.
Rangkaian kegiatan tersebut dirancang melalui konsep "200 Voices – 200 Letters – 28 Selected Ideas – 1 Book – 3 First Actions". Para pemuda, profesional, akademisi, dan kreator didorong untuk berdialog, menuangkan gagasan, serta mentransformasikannya menjadi karya dan aksi nyata bagi masa depan bangsa.










