TVRINews, Jakarta
Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Wamen Ekraf), Irene Umar menegaskan ekonomi kreatif akan menjadi kekuatan ekonomi masa depan Indonesia karena ditopang kreativitas, inovasi, dan teknologi yang berkelanjutan.
Menurut Irene, sumber daya alam memiliki keterbatasan, sedangkan kreativitas manusia dapat terus berkembang dan menjadi motor pertumbuhan ekonomi nasional.
"Creative economy is future growth for economy. Sumber daya alam bisa habis, tetapi kreativitas tidak terbatas. Ekonomi kreatif terus berkelanjutan yang digerakkan dengan ide, kreativitas, dan inovasi serta didukung pula melalui teknologi yang valid," ujar Irene dalam keterangan tertulis, dikutip dari siaran pers yang diterima tvrinews.com, Selasa, 12 Mei 2026.
Ia menambahkan, pengembangan ekonomi kreatif tidak dapat dilakukan sendiri. Karena itu, diperlukan kolaborasi lintas sektor melalui pendekatan hexahelix yang melibatkan pemerintah, pelaku bisnis, akademisi, komunitas, media, dan lembaga keuangan.
Kemudian, ia menyebut sinergi tersebut penting untuk memperkuat ekosistem ekonomi kreatif sekaligus membuka akses pasar digital bagi produk dan karya kreatif Indonesia.
"Impossible to do it ourselves, hexahelix collaboration is the key. Supaya bisa mempersatukan bangsa dan maju bareng, kita harus mulai menjajaki pasar digital bagi produk maupun karya kreatif dari Indonesia," ucapnya.
Lebih lanjut, Irene juga menilai Indonesia memiliki kekuatan budaya yang menjadi unique selling point dan tidak dimiliki negara lain. Potensi tersebut dinilai dapat menjadi modal besar untuk meningkatkan daya saing industri kreatif nasional di pasar global.










