TVRINews, Ternate
Wakil Menteri Transmigrasi (Wamentrans) Viva Yoga Mauladi memetakan potensi pengembangan kawasan ekonomi baru saat melakukan kunjungan kerja ke Maluku Utara. Langkah ini dilakukan sekaligus untuk memantau pelaksanaan program transmigrasi serta menyusun arah kebijakan pembangunan kawasan di sejumlah wilayah strategis.
Pemetaan dan peninjauan program tersebut mencakup kawasan transmigrasi di Kota Tidore Kepulauan, Halmahera Barat, Halmahera Timur, Halmahera Tengah, Halmahera Utara, hingga Pulau Morotai.
Viva Yoga menjelaskan bahwa pemantauan lapangan ini penting guna memastikan program anggaran berjalan sesuai kebutuhan masyarakat, sekaligus menjadi pijakan penyusunan anggaran transmigrasi tahun 2027.
"Monitoring diperlukan untuk memastikan program yang telah direncanakan berjalan sesuai kebutuhan masyarakat. Hasil pemantauan tersebut juga akan menjadi bahan penyusunan kebutuhan program dan anggaran transmigrasi untuk 2027," kata Viva Yoga dalam keterangannya dikutip Jumat 21 Agustus 2026.
Pemerintah menargetkan seluruh kawasan transmigrasi tidak sekadar menjadi area pemukiman warga, melainkan bertransformasi menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru berbasis potensi daerah.
Di Halmahera Utara misalnya, pemerintah mendorong pengembangan industri pengolahan kelapa berorientasi ekspor. Sementara untuk wilayah lain, potensi kemaritiman seperti komoditas rajungan serta komoditas perkebunan berupa pala dan kopi turut dipacu skala produksinya.
Viva Yoga menegaskan bahwa pendekatan pembangunan kawasan harus disesuaikan dengan karakter komoditas unggulan setempat agar mampu memberikan nilai tambah secara optimal.
"Setiap kawasan transmigrasi memiliki karakter dan potensi yang berbeda. Karena itu, pengembangan ekonomi perlu disesuaikan dengan keunggulan masing-masing daerah agar mampu mendorong proses industrialisasi dan meningkatkan nilai tambah hasil produksi masyarakat," jelasnya.
Pengembangan kawasan transmigrasi terpadu ini diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi yang inklusif, baik dalam meningkatkan taraf hidup warga transmigran maupun menggerakkan perekonomian masyarakat lokal di sekitarnya.










