TVRINews, Magetan
Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini menekankan pentingnya peningkatan kapasitas desa wisata dalam menyelenggarakan event nasional yang tidak hanya mengandalkan kemeriahan panggung, tetapi juga mampu memberikan dampak ekonomi nyata dan menjaga akar budaya lokal.
Hal tersebut disampaikan Novita saat membuka kegiatan “Peningkatan Kapasitas Event Nasional Berkualitas Berbasis Desa Wisata” di Lembah Serimpi, Kabupaten Magetan, Sabtu, 9 Mei 2026.

Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan Kementerian Pariwisata dan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Magetan.
Dalam sambutannya di hadapan para pengelola desa wisata serta pelaku UMKM ekonomi kreatif, Novita menyebut desa wisata sebagai ruang yang menyimpan cerita sederhana namun penuh makna, mulai dari kuliner tradisional hingga warisan budaya yang dijaga para perajin.
Ia berharap event yang lahir dari desa dapat menjadi ruang bagi generasi muda untuk bangga terhadap tanah kelahirannya.
“Event yang berkualitas adalah event yang menghidupkan ekonomi warga, mengangkat budaya lokal, menjaga lingkungan, dan yang paling penting, memanusiakan masyarakatnya,” ujar Novita dalam keterangan tertulis yang diterima oleh tvrinews.com, Sabtu, 9 Mei 2026.
Politisi PDI Perjuangan itu menilai desa wisata memiliki peluang besar menjadi kekuatan baru pariwisata nasional.
Menurutnya, tren wisata saat ini telah bergeser ke arah pengalaman yang lebih otentik dan menyentuh sisi emosional wisatawan.
“Wisatawan hari ini tidak hanya mencari tempat yang indah, tetapi juga pengalaman yang hangat dan otentik. Mereka ingin merasakan kehidupan desa, mendengar kisah masyarakatnya, dan pulang membawa kenangan yang bermakna,” kata Novita.
Melalui penguatan kapasitas tersebut, Novita yang baru menerima penghargaan Leading Women kategori penggerak pariwisata mendorong lahirnya ide-ide kreatif serta kolaborasi yang kuat dalam menghadirkan event nasional yang memiliki nilai dan cerita.

Ia menegaskan setiap kegiatan harus menjadi ruang pemberdayaan bagi pelaku UMKM sekaligus sarana menjaga budaya lokal agar tetap hidup.
“Saya percaya, ketika desa bergerak bersama dan masyarakat dilibatkan dengan hati, maka event bukan sekadar menjadi agenda tahunan, melainkan penggerak kesejahteraan dan kebangkitan desa,” tutur Novita.
Novita berharap langkah tersebut dapat mendorong desa wisata di Indonesia menjadi destinasi yang berdaya saing global, berkelanjutan, dan tetap memegang teguh nilai-nilai humanis.










