TVRINews, Jakarta
Okupansi hotel dan akomodasi sejenis diperkirakan mengalami peningkatan selama periode long weekend pada Mei hingga Juni 2026. Tren tersebut terlihat seiring meningkatnya mobilitas masyarakat untuk berwisata maupun melakukan perjalanan singkat saat libur panjang.
Memasuki pertengahan tahun 2026, Archipelago Hotels meluncurkan program “Time Out, Relax” untuk menyambut tingginya permintaan akomodasi pada sejumlah momen libur nasional, seperti Hari Buruh Internasional pada 1 Mei, Kenaikan Yesus Kristus pada 14 Mei, dan Iduladha pada 27 Mei 2026. Chief Commercial Officer Archipelago Hotels, Chris Legaspi, mengatakan kebutuhan masyarakat terhadap perjalanan yang praktis dan fleksibel terus berkembang, terutama saat periode libur panjang.
“Melalui Time Out, Relax, kami menghadirkan solusi perjalanan yang relevan dengan dinamika masyarakat yang praktis, fleksibel, dan tetap berkualitas. Kami ingin memastikan setiap tamu bisa beristirahat sejenak dengan harga yang sangat kompetitif di berbagai destinasi pilihan mereka,” ujar Chris Legaspi, dalam keterangan yang diterima redaksi, Kamis, 7 Mei 2026.
Program tersebut berlaku di lebih dari 140 hotel yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia, mulai dari kota bisnis hingga destinasi wisata. Masa pemesanan berlangsung sepanjang Mei 2026 dengan periode menginap hingga akhir Juni 2026.
Selain untuk memenuhi kebutuhan akomodasi saat long weekend, program itu juga dinilai dapat mendukung pergerakan wisatawan ke sejumlah daerah di luar destinasi utama. Kehadiran hotel di kota-kota seperti Makassar, Medan, dan Lombok disebut dapat membantu pertumbuhan ekonomi lokal melalui sektor pariwisata. Archipelago Hotels merupakan grup manajemen hotel yang berbasis di Jakarta dan mengelola ratusan hotel di berbagai kawasan, termasuk Asia Tenggara, Timur Tengah, Amerika Latin, dan Oseania.










