TVRINews – Jakarta
IHSG Terkoreksi di Tengah Tren Pelemahan Regional dan Penantian Pemilu AS
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia bergerak fluktuatif pada awal perdagangan Selasa 3 November 2026. Setelah sempat dibuka di zona hijau pada level 5.126,53 atau menguat 0,58%, indeks bergerak dinamis hingga akhirnya melemah 0,17% ke posisi 5.088 pada pukul 09:15 WIB.
Dinamika domestik ini terjadi di tengah sentimen negatif yang turut melanda bursa saham utama kawasan Asia. Sejumlah bursa regional seperti KOSPI dan KOSDAQ di Korea Selatan, TW Weighted Index di Taiwan, Straits Times di Singapura, Shanghai Composite dan CSI 300 di China, hingga Ho Chi Minh Stock Index di Vietnam tercatat bergerak di zona merah.
Berdasarkan data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam 15 menit pertama, aktivitas pasar terpantau aktif dengan volume mencapai 3,17 miliar saham serta nilai transaksi menyentuh Rp1,2 triliun dari 179.453 kali frekuensi transaksi. Komposisi pasar menunjukkan tekanan jual yang tipis, di mana 232 saham melemah, 234 saham menguat, dan 200 saham stagnan.
Sentimen Eksternal: Pemilu Sela AS dan Koreksi Harga Minyak
Pergerakan pasar keuangan hari ini sangat dipengaruhi oleh dinamika global, terutama penyelenggaraan Pemilu Sela Amerika Serikat (AS). Pesta demokrasi paruh waktu ini menjadi pertaruhan penting bagi kepemimpinan Presiden Donald Trump dan Partai Republik, di mana Partai Demokrat berambisi merebut kendali Kongres di tengah isu biaya hidup dan tingkat kepuasan publik.
Berdasarkan data University of Florida Election Lab, partisipasi pemilih awal (early voting) telah menembus angka 57 juta suara, melampaui rekam jejak pemilu paruh waktu tahun 2022 yang berada di kisaran 46 juta pemilih.
Di sisi lain, pasar energi global kedatangan angin segar setelah harga minyak mentah dunia mengalami kejatuhan tajam lebih dari 7% pada perdagangan Senin 2 November 2026 Penurunan ini dipicu oleh meredanya tensi geopolitik menyusul sinyal positif perundingan damai antara AS-Israel dan Iran yang dimediasi oleh pejabat Qatar.
Minyak mentah Brent terkoreksi 7,63% ke level US 104,77 perbarel, sementara West Texas Intermediate (WTI) merosot 7,3696,46 per barel. Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyatakan komitmen Teheran untuk menempuh jalur dialog, yang disambut oleh pernyataan Presiden Donald Trump mengenai potensi tercapainya kesepakatan damai.
Bagi Indonesia yang berstatus sebagai importir neto minyak (net oil importer), depresiasi harga minyak global ini diharapkan menjadi katalis positif guna meredakan tekanan terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) serta menekan risiko inflasi domestik.
Fokus Domestik: Rapat KSSK dan Ketahanan Manufaktur China
Dari dalam negeri, perhatian para pelaku pasar tertuju pada penyelenggaraan rapat dan konferensi pers Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) hari ini. Pasar menantikan hasil asesmen komite terhadap stabilitas sistem keuangan kuartal III, serta langkah antisipatif dan sinyal kebijakan strategis guna merespons gejolak pasar modal dan pergerakan nilai tukar rupiah.
Kehadiran KSSK diharapkan mampu memberikan kepastian arah kebijakan sekaligus meredam kekhawatiran publik terhadap volatilitas pasar keuangan mutakhir.
Sementara itu, dari kawasan Asia, data makroekonomi China menunjukkan sektor manufaktur yang masih bertahan di zona ekspansi. Indeks Manajer Pembelian (Purchasing Managers' Index/PMI) Manufaktur China versi RatingDog tercatat di level 52,0 pada Oktober 2026, turun tipis dari 52,1 pada bulan sebelumnya.
Kendati melambat, angka tersebut tetap melampaui ekspektasi konsensus pasar di level 51,6, sekaligus menandai fase ekspansi industri selama sebelas bulan berturut-turut yang ditopang oleh pertumbuhan volume produksi dan pemulihan permintaan ekspor.









