TVRINews, Jakarta
Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya menyambut positif rencana penyelenggaraan Pangrango Harmoni – Festival Ekonomi Kreatif di Taman Golf Cibodas, Jawa Barat, pada 23–25 Oktober 2026.
Riefky menilai festival tersebut dapat menjadi ruang untuk mempertemukan pelaku ekonomi kreatif, UMKM berbasis ekraf, dan komunitas dengan pasar serta masyarakat.
"Pangrango Harmoni dapat menjadi ruang untuk mempertemukan kreativitas daerah dengan pasar, komunitas, dan masyarakat. Festival seperti ini tidak hanya menampilkan karya, tetapi juga membuka peluang promosi, jejaring, dan pengembangan usaha bagi pelaku ekonomi kreatif," ujar Riefky dalam keterangan tertulis, dikutip dari siaran pers yang diterima tvrinews.com, Jumat, 25 September 2026.
Menurutnya, penyelenggaraan festival ekonomi kreatif juga dapat membuka akses pasar bagi pelaku ekraf dari tingkat daerah hingga nasional. Hal ini sejalan dengan upaya meningkatkan kreativitas, keterampilan, inovasi, dan daya saing pelaku ekonomi kreatif.
Pangrango Harmoni mengusung tema "Kreativitas, Inovasi, dan Dukungan Pertumbuhan Ekonomi Kreatif". Rangkaian kegiatan akan memadukan Creative Space & Exhibition yang menampilkan karya dari sejumlah subsektor, mulai dari kriya, musik, fesyen, desain, konten, teknologi digital, hingga audio-visual.
Festival tersebut juga akan menghadirkan kuliner, permainan berbasis budaya melalui Festival Layang-Layang, serta panggung seni dan hiburan yang menampilkan pertunjukan tradisional dan modern.
Sementara itu, Ketua Panitia Pangrango Harmoni Achsanul Haq Dault mengatakan kegiatan tersebut dirancang untuk mendukung pengembangan ekonomi kreatif sekaligus mendorong industrialisasi berbasis potensi lokal di desa.
Ia berharap Pangrango Harmoni dapat menjadi kegiatan yang berkelanjutan, dan diselenggarakan setiap tahun di berbagai lokasi sebagai salah satu upaya mendorong tumbuhnya inovasi dan kreativitas di Indonesia.










