TVRINews, Cannes
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno menyebut Cannes dapat menjadi inspirasi bagi Jakarta dalam mengembangkan sektor pariwisata dan industri kreatif berbasis event internasional.
Dalam pertemuan dengan Wakil Wali Kota Cannes, Thomas Pariente, Pemprov DKI Jakarta mempelajari strategi Cannes yang selama puluhan tahun sukses menjadikan industri event sebagai penggerak utama ekonomi kota, salah satunya melalui Cannes Film Festival.
Thomas Pariente menjelaskan, festival film internasional tersebut mampu menarik sekitar 45.000 peserta setiap tahun dan menghasilkan perputaran ekonomi hingga 216 juta euro atau setara Rp4,4 triliun selama 12 hari pelaksanaan.
"Kami bangga karena Cannes Film Festival merupakan festival terbesar ketiga di dunia setelah Olimpiade dan Piala Dunia FIFA. Kami juga beruntung karena festival ini digelar setiap tahun," ujar Thomas dalam keterangan tertulis, dikutip dari laman Pemprov DKI Jakarta, Minggu, 17 Mei 2026.
Tidak hanya festival film, Cannes juga rutin menggelar berbagai agenda internasional lain seperti MIPTV, MIPCOM, festival kapal pesiar, festival musik, hingga konferensi industri global. Berbagai event tersebut mendorong pertumbuhan sektor pariwisata, media, hospitality, dan ekonomi kreatif di kota tersebut.
Pemerintah Cannes turut mendukung penyelenggaraan event internasional melalui sejumlah fasilitas, salah satunya Palais des Festivals et des Congrès.
Rano Karno menilai keberhasilan Cannes membangun ekonomi berbasis event menjadi contoh penting bagi Jakarta. Menurutnya, Jakarta juga perlu memperkuat sektor pariwisata dan industri kreatif agar mampu menjadi penopang ekonomi daerah.
"Ini luar biasa. Cannes bisa menjadi kota yang hidup dari industri event. Bahkan, 40 persen penopang ekonominya berasal dari sektor pariwisata. Ini juga harus dikembangkan di Jakarta," kata Rano.
Ia berharap kerja sama Jakarta dan Cannes tidak hanya berhenti pada transfer pengetahuan, tetapi juga membuka peluang pasar konten kreatif dan pelatihan penyelenggaraan event internasional bagi talenta di Jakarta.
Ke depan, Rano juga ingin Jakarta memiliki sumber daya manusia di bidang manajemen event berstandar internasional seperti yang dimiliki Cannes.
"Cannes luar biasa. Mereka punya universitas negeri hingga jenjang doktoral yang memungkinkan lulusannya memiliki jejaring dengan event-event internasional. Suatu saat Jakarta juga harus bisa," tuturnya.










