TVRINews, Jakarta
Rupiah tertekan sentimen global dan penantian pasar terhadap hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia sore ini.
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah pada perdagangan hari ini, Rabu, 22 Juli 2026. Pergerakan mata uang Garuda tertekan di tengah sentimen global serta penantian pasar terhadap hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI).
Berdasarkan data Bloomberg, rupiah di pasar spot merosot 25 poin atau 0,14% ke level Rp17.913 per dolar AS. Sehari sebelumnya, Selasa, 21 Juli 2026, rupiah sempat ditutup menguat 60 poin atau 0,33% ke level Rp17.888 per dolar AS seiring meredahnya kekhawatiran investor terhadap kondisi fiskal nasional.
Pelemahan rupiah pagi ini sejalan dengan mayoritas mata uang utama di kawasan Asia yang juga berada di zona merah terhadap dolar AS, di antaranya baht Thailand (-0,17%), dolar Singapura (-0,05%), yuan China (-0,06%), dan ringgit Malaysia (-0,06%).
Fokus Pasar pada Keputusan Suku Bunga BI
Dari dalam negeri, perhatian pelaku pasar kini tertuju pada pengumuman hasil RDG Bank Indonesia yang dijadwalkan berlangsung sore ini pukul 14.20 WIB. Mayoritas pasar memperkirakan bank sentral akan kembali menaikkan suku bunga acuan (BI Rate) sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 6%.
Ekspektasi kenaikan suku bunga ini menguat menyusul tekanan pelemahan rupiah, kenaikan harga minyak dunia, serta terjadinya arus keluar dana asing (capital outflow) dari pasar obligasi yang memicu risiko inflasi impor (imported inflation).
Kendati demikian, para analis menilai langkah pengetatan moneter tersebut berpotensi hanya menjadi katalis jangka pendek. Tekanan eksternal seperti tensi geopolitik yang memanas serta ancaman gangguan pasokan minyak dari Timur Tengah diproyeksikan masih akan menjaga biaya energi di level tinggi dan membatasi ruang penguatan rupiah ke depan.
Di tengah ketidakpastian global dan penguatan dolar AS yang masih berlangsung, pergerakan rupiah diperkirakan akan terus berfluktuatif namun tetap berada dalam kisaran yang terkendali.










