TVRINews, Jakarta
Fluktuasi Komoditas Pokok: Beras dan Cabai Bergerak Berlawanan di Tengah Tren Pasar yang Variatif.
Pasar tradisional di berbagai wilayah Indonesia mencatatkan pergerakan harga bahan pangan pokok yang beragam pada perdagangan hari ini, Rabu 22 Juli 2026. Sejumlah komoditas utama seperti bawang dan cabai merah mengalami koreksi harga, sementara tekanan inflasi terbatas masih membayangi kelompok beras medium, minyak goreng curah, serta produk protein hewani.
Berdasarkan data analitik dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Bank Indonesia, laju harga komoditas menunjukkan polarisasi yang jelas antara kelompok bumbu dapur dan kebutuhan karbohidrat. Penurunan tertajam dicatatkan oleh komoditas hortikultura, memberikan sedikit ruang bernapas bagi konsumen rumah tangga setelah sempat mengalami tekanan pasokan dalam beberapa pekan terakhir.
Di sektor bumbu dapur, koreksi harga terlihat nyata pada komoditas bawang merah ukuran sedang yang melandai sebesar 4,38% menjadi Rp42.600 per kilogram.
Tren serupa juga dialami oleh bawang putih ukuran sedang yang terkoreksi 1,93% ke level Rp43.200 per kilogram. Penurunan harga yang lebih dalam terjadi pada kelompok cabai; di mana cabai rawit merah merosot hingga 5,16% menjadi Rp55.150 per kilogram, disusul oleh cabai merah keriting yang turun 2,54% menjadi Rp46.050 per kilogram, serta cabai merah besar yang melemah 2,26% ke posisi Rp47.550 per kilogram.
Kendati demikian, anomali terjadi pada cabai rawit hijau yang justru mencatat kenaikan tipis 0,67% menjadi Rp52.450 per kilogram.
Sementara itu, stabilitas dan kenaikan terbatas masih mewarnai sektor karbohidrat dan protein. Beras kualitas medium I dan II tercatat sama-sama mengalami kenaikan tipis sebesar 0,31%, masing-masing menjadi Rp16.400 dan Rp16.200 per kilogram.
Untuk komoditas protein hewani, harga telur ayam ras segar mengalami lonjakan 2,07% menjadi Rp29.600 per kilogram, sejalan dengan kenaikan harga daging ayam ras segar yang merangkak naik 1,04% ke posisi Rp38.750 per kilogram.
Di sisi lain, harga daging sapi menunjukkan pergerakan stabil cenderung datar, di mana kualitas I berada di kisaran Rp150.550 per kilogram dan kualitas II terkoreksi tipis ke angka Rp141.700 per kilogram.
Pelaku pasar dan otoritas terkait terus memantau pergerakan harga harian ini guna memastikan distribusi rantai pasok tetap terjaga, mengingat stabilitas harga pangan merupakan indikator krusial dalam menjaga daya beli masyarakat di tengah dinamika ekonomi global saat ini.










