TVRINews – Jakarta
Dinamika Pasar Pangan: Cabai Merah Melonjak, Komoditas Lain Turun
Pasar domestik diwarnai oleh pergerakan harga komoditas pangan yang bergerak secara bervariasi pada awal pekan perdagangan. Berdasarkan data terbaru yang dirilis oleh Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS Nasional) Kamis 3 September 2026 pagi, lonjakan paling signifikan tercatat pada komoditas hortikultura, sementara sebagian besar bahan pokok lainnya justru mengalami tren penurunan harga yang cukup melegakan.
Komoditas cabai menjadi sorotan utama akibat fluktuasi harga yang tajam di tingkat pedagang. Cabai merah keriting tercatat mengalami lonjakan harga paling drastis hingga menyentuh angka Rp71.650 per kilogram, atau meroket sebesar 33,93 persen dibandingkan periode sebelumnya. Sebaliknya, penurunan tertajam secara persentase dialami oleh cabai rawit hijau yang merosot 29,32 persen ke level Rp42.300 per kilogram.
"Pergerakan harga komoditas pangan saat ini menunjukkan anomali yang cukup menarik, di mana komoditas tertentu mengalami tekanan kenaikan yang tinggi akibat faktor pasokan, sementara komoditas penunjang lainnya bergerak stabil cenderung menurun," ungkap laporan berkala dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS Nasional), Kamis pukul 08.30.
Selain cabai merah keriting, dinamika harga cabai di pasaran juga diikuti oleh kenaikan tipis pada cabai rawit merah yang kini berada di posisi Rp77.900 per kilogram. Namun, penurunan turut membayangi cabai merah besar yang terkoreksi 6,82 persen menjadi Rp47.150 per kilogram.
Di sektor bumbu dapur lainnya, harga bawang merah ukuran sedang terpantau melemah ke level Rp43.900 per kilogram atau turun sekitar 14,17 persen. Penurunan serupa juga terjadi pada bawang putih ukuran sedang yang berada di kisaran Rp41.100 per kilogram.
Sementara itu, komoditas beras secara keseluruhan menunjukkan tren koreksi harga yang merata di berbagai lini kualitas. Beras kualitas bawah I dan II masing-masing diperdagangkan pada kisaran Rp15.700 dan Rp15.100 per kilogram.
Kategori beras medium I dan II bergerak stabil di rentang harga Rp16.600 hingga Rp17.100 per kilogram, diikuti oleh beras kualitas super I dan II yang berada di level Rp17.600 hingga Rp17.900 per kilogram.
Stabilitas yang melegakan juga terlihat pada sektor peternakan dan kebutuhan harian. Daging ayam ras segar tercatat mengalami penurunan harga menjadi Rp40.950 per kilogram. Untuk komoditas daging sapi, kualitas 1 terkoreksi ke posisi Rp148.150 per kilogram, sedangkan daging sapi kualitas 2 mengalami kenaikan tipis sebesar 1,37 persen menjadi Rp144.550 per kilogram.
Adapun komoditas gula pasir, minyak goreng, serta telur ayam ras terpantau bergerak dalam koridor yang terkendali. Gula pasir lokal dan premium masing-masing berada di angka Rp19.600 dan Rp21.400 per kilogram. Minyak goreng curah dan kemasan bermerk rata-rata diperdagangkan di kisaran Rp21.150 hingga Rp25.500 per kilogram, sementara telur ayam ras segar stabil di harga Rp29.550 per kilogram.









