TVRINews, Jakarta
Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM), A. Muhaimin Iskandar mendorong penguatan pemberdayaan masyarakat sebagai strategi utama untuk mempercepat pengentasan kemiskinan di Indonesia.
Menurut Muhaimin, upaya pengentasan kemiskinan tidak cukup hanya mengandalkan perlindungan sosial. Pemberdayaan masyarakat juga perlu diperkuat agar mampu meningkatkan produktivitas, pendapatan, serta kemandirian ekonomi.
"Pemberdayaan harus menjadi jalan utama agar masyarakat mampu berkembang, memperkuat usahanya, meningkatkan pendapatan, dan akhirnya naik kelas secara ekonomi. Karena itu, sinergi semua pihak menjadi sangat penting," ujar Muhaimin dalam keterangan tertulis, dikutip dari siaran pers yang diterima tvrinews.com, Kamis, 6 Agustus 2026.
Kemudian Muhaimin mengatakan, Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM) terus memperkuat kolaborasi lintas kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, BUMN, dunia usaha, serta berbagai mitra strategis.
Kolaborasi tersebut diarahkan untuk membangun ekosistem pemberdayaan masyarakat yang terintegrasi dan berkelanjutan. Dengan ekosistem tersebut, masyarakat diharapkan tidak hanya mendapatkan perlindungan, tetapi juga memiliki kesempatan untuk meningkatkan kapasitas dan kesejahteraannya.
Dalam hal ini, Muhaimin menilai PT Permodalan Nasional Madani (PNM) memiliki peran strategis dalam mendukung pemberdayaan masyarakat. Sebab, program PNM tidak hanya menyediakan pembiayaan, tetapi juga dilengkapi dengan pendampingan, pelatihan, dan pengembangan kapasitas usaha.
Pendekatan tersebut dinilai dapat membantu pelaku usaha mikro meningkatkan daya saing, sekaligus membuka lebih banyak kesempatan bagi masyarakat untuk mandiri secara ekonomi.
Karena itu, Muhaimin mendorong agar sinergi antara Kemenko PM dan PNM terus diperkuat. Pemerintah ingin semakin banyak masyarakat memperoleh akses terhadap pembiayaan produktif, pendampingan usaha, peningkatan keterampilan, hingga kesempatan mengembangkan usaha secara berkelanjutan.
Sementara itu, Direktur Utama PNM, Kindaris menyampaikan komitmen PNM untuk terus mendukung agenda pemberdayaan masyarakat melalui berbagai program yang berorientasi pada penguatan ekonomi keluarga dan pelaku usaha ultra mikro. Ia menilai kolaborasi dengan Kemenko PM akan semakin memperkuat efektivitas program pemberdayaan dalam menjangkau masyarakat yang membutuhkan.
Pertemuan Kemenko PM dan PNM tersebut menjadi langkah untuk memperkuat kolaborasi pemerintah, dan BUMN dalam memperluas pemberdayaan masyarakat.
Melalui sinergi yang semakin erat, pemerintah berharap semakin banyak masyarakat mampu mengembangkan usaha, meningkatkan kesejahteraan, dan naik kelas secara ekonomi sebagai bagian dari upaya mewujudkan Indonesia yang lebih mandiri dan bebas dari kemiskinan.









