TVRINews, Jakarta
Pemerintah memastikan stabilitas ekonomi domestik tetap terjaga, tercermin dari inflasi yang terkendali dan tingkat keyakinan konsumen yang masih berada di zona optimistis.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan, inflasi Indonesia saat ini berada di level rendah, yakni sekitar 2,4 persen, turun dibanding periode sebelumnya yang mencapai 3,48 persen.
“Inflasi berhasil kita kendalikan di kisaran 2,4 persen, ini menunjukkan stabilitas harga tetap terjaga,” ujar Airlangga dalam keterangan pers di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa, 5 Mei 2026.
Selain itu, tingkat kepercayaan masyarakat terhadap kondisi ekonomi juga tetap kuat. Hal ini tercermin dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) yang berada di level optimistis.
“Indeks keyakinan konsumen berada di level tinggi dan sudah berada di zona optimistis dalam waktu yang cukup panjang,”ucapnya.
Sejalan dengan itu, kinerja sektor keuangan domestik juga menunjukkan tren positif. Pertumbuhan kredit tercatat sekitar 9,49 persen, sementara dana pihak ketiga (DPK) tumbuh sekitar 5 persen.
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menilai, kondisi tersebut mencerminkan daya beli masyarakat yang tetap terjaga di tengah tekanan global.
“Dengan inflasi yang rendah dan keyakinan konsumen yang tetap kuat, ini menjadi penopang penting bagi pertumbuhan ekonomi kita,”kata Perry.
Ia menambahkan, stabilitas domestik ini menjadi modal utama dalam menghadapi ketidakpastian global, termasuk gejolak nilai tukar dan arus modal.










