TVRINews, Surabaya
Era baru investasi emas mulai terbentuk seiring hadirnya sistem harga berbasis real-time yang mengikuti pergerakan pasar global. Pendekatan ini mendorong transparansi serta memberi ruang bagi investor untuk mengambil keputusan berdasarkan data yang lebih terbuka.
Selama ini, transaksi emas di Indonesia masih banyak mengacu pada harga yang ditetapkan penyedia. Pola tersebut kerap menimbulkan selisih antara harga beli dan nilai pasar global. Ditengah tantangan tersebut, Nellava Bullion meluncurkan Nellava Live Price, sistem bullion pertama di Indonesia yang memungkinkan pembelian emas berdasarkan harga internasional secara real-time dengan pembaruan setiap 30 detik.
Head Marketing and Brand Management Nellava Bullion, Niki R Hashbiah, menjelaskan inovasi ini menandai pergeseran dalam cara masyarakat berinvestasi emas.
"Selama ini, transaksi emas di Indonesia umumnya masih bergantung pada harga yang ditentukan oleh penyedia dan tidak selalu mencerminkan kondisi pasar global secara real-time, sehingga sering menimbulkan selisih antara harga beli dan nilai pasar sebenarnya," ujar Niki R Hashbiah, dalam keterangan yang diterima redaksi, Selasa, 5 Mei 2026.
Sistem harga real-time memungkinkan investor memantau pergerakan harga emas dunia secara langsung dengan pembaruan berkala. Akses ini membuka peluang bagi investor untuk menentukan waktu transaksi secara lebih terukur.
Selain itu, pendekatan harga yang mengacu pada pasar internasional dinilai dapat meningkatkan efisiensi. Struktur biaya disusun lebih jelas dan mengikuti ketentuan pajak, sehingga nilai transaksi lebih mendekati harga pasar global.
"Nellava Bullion turut menghadirkan fleksibilitas dalam proses buyback melalui dua opsi, yaitu Invoice Value saat harga pasar turun dan Market Value saat harga pasar naik, sehingga investor dapat menyesuaikan strategi sesuai kondisi pasar," ujarnya.
Integrasi teknologi dalam sistem perdagangan emas memperkuat keterhubungan investor dengan dinamika pasar global. Pembaruan harga yang cepat menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung pengambilan keputusan yang lebih akurat.
Perkembangan ini menandai pergeseran dalam industri emas di Indonesia, dari sistem tertutup menuju mekanisme yang lebih transparan, efisien, dan berbasis pergerakan pasar global.










