TVRINews, Jakarta
Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Wamen Ekraf), Irene Umar menegaskan pentingnya penguatan Intellectual Property (IP) lokal sebagai fondasi pengembangan industri kreatif Indonesia agar mampu bersaing di tingkat global. Hal itu disampaikannya dalam Mastermind Panel bertajuk "IP is Indonesia’s Next Oil" pada Manager Fest 2026 di Garuda Spark Innovation Hub, FX Sudirman, Jakarta, Sabtu, 16 Mei 2026.
Menurut Irene, Indonesia memiliki kekayaan identitas budaya yang sangat besar. Namun, banyaknya identitas tersebut perlu disatukan menjadi kekuatan kreatif yang memiliki nilai pasar dan mampu diterima masyarakat luas.
"Indonesia bukan tidak punya identitas, justru kita memiliki terlalu banyak identitas yang membuat lintas subsektor harus kompak bersatu dan punya market value," ujar Irene dalam keterangan tertulis, dikutip dari siaran pers yang diterima tvrinews.com, Minggu, 17 Mei 2026.
Ia menilai tantangan terbesar saat ini adalah bagaimana memperkenalkan, mengelola, dan mengembangkan IP lokal agar dicintai masyarakat nasional sekaligus mampu berkembang ke pasar internasional.
Lebih lanjut, Irene juga menekankan bahwa penguatan IP lokal membutuhkan dukungan ekosistem kreatif yang terintegrasi. Menurutnya, kolaborasi pemerintah, akademisi, sektor swasta, komunitas, media, hingga lembaga keuangan menjadi kunci untuk memperluas ruang tampil karya kreatif anak bangsa.
"Culture di Indonesia bisa dijadikan source code atau sumber inspirasi untuk pengembangan IP lokal," ucapnya.
Kementerian Ekonomi Kreatif, lanjut Irene, terus berupaya menyediakan panggung dan ruang eksposur bagi IP lokal agar lebih mudah dikenal publik. Dengan semakin banyak ruang tampil, ia optimistis ekosistem kreatif nasional dapat tumbuh lebih kuat.
Diskusi tersebut juga menghadirkan pembicara lain seperti Andrey Noelfry Tarigan dari INFIA Corp dan Dewi Gontha dari Java Festival Production. Keduanya turut membahas strategi membangun IP lokal agar mampu berkembang menjadi bisnis kreatif berkelanjutan.
Manager Fest 2026 digelar sebagai wadah penguatan wawasan, keterampilan, dan jejaring kolaborasi lintas subsektor kreatif di tengah perubahan industri kerja yang semakin dinamis.










