TVRINews, Jakarta
Pemerintah terus mengoptimalkan peran Creative Hub sebagai pusat pengembangan talenta dan ekosistem ekonomi kreatif, salah satunya melalui industri esports. Upaya tersebut diperkuat lewat penjajakan kolaborasi antara Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Yayasan Odong Prestasi Indonesia, dan Kedutaan Besar Amerika Serikat melalui program American Spaces Indonesia Esports Development.
Menteri Ekraf, Teuku Riefky Harsya mengatakan, program tersebut sejalan dengan visi Kemenekraf dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif yang berkelanjutan melalui penguatan talenta, pengembangan infrastruktur, perluasan akses pasar, dan kolaborasi lintas subsektor.
"Kami mengapresiasi apa yang telah dilakukan Yayasan Odong bersama Kedutaan Besar Amerika Serikat dalam mendukung ekosistem ekonomi kreatif di Indonesia. Kami juga berharap dapat memperkuat kolaborasi dengan Amerika Serikat melalui kehadiran American Corner di setiap Creative Hub nantinya," ujar Riefky dalam keterangan tertulis, dikutip dari siaran pers yang diterima tvrinews.com, Kamis, 16 Juli 2026.
Menurutnya, keberadaan American Corner di Creative Hub akan memudahkan aktivasi ruang-ruang kreatif sekaligus menjadi wadah kolaborasi antara pelaku ekonomi kreatif Indonesia dan Amerika Serikat.
Lebih lanjut, Riefky juga berharap lebih banyak pelaku dan subsektor ekonomi kreatif dari Amerika Serikat dapat hadir untuk berbagi pengalaman dan menjalin kerja sama di Indonesia.
Sementara itu, Acting Country Public Affairs Officer Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta, Abraham Lee, menyampaikan pihaknya melihat banyak peluang untuk memperluas sinergi dengan Kemenekraf. Salah satunya melalui pemanfaatan jaringan tujuh American Corner di Malang, Makassar, Ambon, Yogyakarta, Padang, Semarang, dan Pontianak sebagai lokasi penyelenggaraan berbagai workshop peningkatan kapasitas sumber daya manusia ekonomi kreatif.
"Kami sangat mendukung apa yang dilakukan Kementerian Ekraf karena kami melihat adanya banyak kesamaan tujuan dan irisan kepentingan dalam berbagai program yang ingin kita jalankan bersama," kata Abraham.
Program American Spaces Indonesia Esports Development sendiri tidak hanya berfokus mencetak atlet esports, tetapi juga membangun ekosistem industri secara menyeluruh. Peserta mendapatkan pelatihan di bidang penyelenggaraan turnamen, produksi siaran, pengembangan konten, host, shoutcaster, produksi video, hingga pengembangan kemitraan.
Project Coordinator American Spaces Indonesia Esports Development, Nicko Aryo Bimo, mengatakan pendekatan tersebut bertujuan menciptakan ekosistem esports yang berkelanjutan di berbagai daerah.
"Kami membangun esports hub dari nol. Fokus kami bukan hanya mencari atlet, tetapi juga menyiapkan talenta di balik industri esports, seperti event management, broadcast production, host, shoutcaster, content creator, video production, hingga partnership," ucap Nicko.
Melalui kolaborasi ini, Kementerian Ekraf berharap Creative Hub tidak hanya menjadi ruang aktivitas kreatif, tetapi juga berkembang sebagai pusat lahirnya talenta digital dan industri esports yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif nasional.










