Penulis: Heru Sukemi
TVRINews, Jakarta
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan terjadi inflasi bulanan terjadi 0,66 persen (month-on-month/mom) pada Desember 2022 lalu, dengan indeks harga konsumen (IHK) naik ke level 113,59.
Dengan demikian, laju inflasi sepanjang periode Januari-Desember 2022 mencapai 5,51 persen (year-to-date/ytd). Ini juga menjadi inflasi tahunan tertinggi yang dialami Indonesia dalam sewindu sejak 2014 yang menembus 8,36 persen. Padahal inflasi pada tahun 2021 dan 2020 masing-masing hanya inflasi 1,87 persen dan 1,68 persen.
Baca Juga: Rupiah Menguat Hari Ini, Jadi Rp15.572 per Dolar AS
Menanggapi hal itu, Anggota Komisi VII DPR RI Mulyanto minta Pemerintah menurunkan harga BBM bersubsidi agar inflasi tahun 2023 tidak melonjak. Mulyanto menyebut, nilai inflasi yang diumumkan Badan Pusat Statistik (BPS) pekan lalu cukup mengkhawatirkan.
“Angka inflasi di 2022 kemarin adalah tertinggi selama delapan tahun terakhir. Sebenarnya lonjakan inflasi ini sudah diprediksi para ahli, menyusul kenaikan harga BBM bersubsidi pada bulan September 2022 lalu,” kata Mulyanto dalam keterangan tertulisnya yang dikutip tvrinews.com, Rabu, 11 Januari 2023.
Oleh karena itu, lanjut Mulyanto, untuk menurunkan inflasi Pemerintah wajib menurunkan harga BBM bersubsidi. Apalagi sekarang harga minyak dunia sedang anjlok di kisaran USD75 per barrel.
“Ini cara mujarab untuk mengendalikan inflasi,” ujar Mulyanto.
Mulyanto menilai Pemerintah mesti mencermati keputusan operator swasta maupun Pertamina yang menurunkan harga BBM non subsidi lebih dari Rp1.500 per liter. Bahkan BBM jenis Pertalite yang dijual oleh operator swasta seperti Revvo 90 serta BP 90 juga sudah turun harga.
Baca Juga: Pasca Libur Nataru Harga Minyak Goreng di Perbatasan RI-Malaysia Alami Kenaikan
Hal ini menurutnya, membuat masyarakat bertanya-tanya kenapa pemerintah tidak segera menurunkan harga Pertalite 90.
“Kalau pemerintah pro rakyat, agar harga-harga turun, maka saatnya pemerintah menurunkan harga BBM bersubsidi ini,” tutur Mulyanto.
Editor: Redaktur TVRINews
