TVRINews, Jakarta
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah pada perdagangan Jumat, 19 Juni 2026 pagi. Mata uang Garuda bergerak di zona merah seiring pelemahan yang juga terjadi pada mayoritas mata uang utama di kawasan Asia.
Berdasarkan data pasar spot yang dikutip TVRINews melalui Bloomberg, rupiah dibuka di level Rp17.839 per dolar AS. Posisi tersebut menunjukkan pelemahan sebesar 0,73 persen dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya.
Tekanan terhadap rupiah berlanjut pada awal sesi perdagangan. Hingga pukul 09.03 WIB, nilai tukar rupiah tercatat melemah lebih dalam sebesar 0,82 persen ke level Rp17.855 per dolar AS.
Pergerakan rupiah pada pagi ini mencerminkan kehati-hatian pelaku pasar di tengah berbagai sentimen global yang masih memengaruhi pasar keuangan, termasuk pergerakan dolar AS dan dinamika ekonomi internasional.
Investor juga masih mencermati sejumlah perkembangan global yang berpotensi memengaruhi arus modal dan pergerakan mata uang di kawasan, termasuk Indonesia. Akibatnya, rupiah bergerak searah dengan mayoritas mata uang Asia yang mengalami tekanan terhadap dolar AS pada awal perdagangan.










