TVRINews, Jakarta
Menteri Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya, menegaskan komitmen Kementerian Ekonomi Kreatif dalam memperkuat subsektor fotografi agar mampu menjadi kekuatan ekonomi kreatif sekaligus membuka peluang bagi fotografer Indonesia menembus panggung internasional.
"Peran Kementerian Ekraf terhadap subsektor fotografi menjadi bagian penguatan ekosistem ekonomi kreatif Indonesia. Bukan hanya tentang karya visual, tetapi juga bagaimana keterampilan dan kreativitas terkait dengan kekayaan intelektual bisa tumbuh menjadi kekuatan yang mampu membuka lapangan kerja berkualitas dan memperluas kontribusi investasi dari subsektor fotografi," ujar Riefky dalam keterangan tertulis, dikutip dari siaran pers yang diterima tvrinews.com, Sabtu, 23 Mei 2026.
Menurutnya, subsektor fotografi memiliki posisi penting dalam rantai industri kreatif. Fotografi tidak hanya berfungsi sebagai medium dokumentasi maupun karya jurnalistik, tetapi juga memiliki nilai ekonomi yang dapat berkembang melalui kolaborasi lintas sektor.
Kemudian Riefky mengatakan, pihaknya siap memperluas kolaborasi dengan Pewarta Foto Indonesia (PFI) untuk mendorong talenta fotografer dari berbagai daerah naik kelas hingga mampu tampil dalam pameran internasional.
"Kementerian Ekraf siap berkolaborasi lebih lanjut dengan PFI sehingga talenta-talenta fotografer terbaik dari berbagai daerah bisa naik kelas ke tingkat nasional, lalu menembus pameran internasional. Melalui kolaborasi, kita dapat mengkurasi karya berkualitas, memperkuat ekosistem, dan memastikan subsektor fotografi mendapat dukungan konkret dalam pengembangan ekonomi kreatif," ucapnya.
Sebelumnya, Kementerian Ekraf telah memberikan dukungan terhadap subsektor fotografi melalui fasilitas pameran foto "Rekam Jakarta" di Cemara 6 Galeri pada Agustus 2025, serta menghadiri pembukaan pameran Satu Dekade PFI Bogor pada September 2025.
Sebagai informasi, PFI memiliki sekitar 800 anggota yang tersebar di 21 kota di Indonesia, mulai dari Aceh hingga Timika.










