TVRINews, Cikarang
Penggunaan motor listrik mulai menjadi pilihan bagi sejumlah pengemudi ojek online (ojol) karena menawarkan biaya operasional yang lebih rendah. Salah satunya Ratih Intan Kumala Wiegsu atau yang sering dipanggil Kak Intan, yang mengaku bisa menekan pengeluaran hariannya sejak menggunakan kendaraan listrik.
Intan mengatakan, biaya yang dikeluarkannya untuk mengoperasikan motor listrik hanya sekitar Rp30 ribu per hari. Menurutnya, nominal tersebut dapat menopang aktivitasnya hingga 24 jam, termasuk ketika harus mengambil pesanan hingga Karawang dan Tangerang.
“Bener lebih hemat, jadi saya tuh menghabiskan nominal tuh cuma Rp30.000 sehari. Itu bisa dipakai 24 jam, bisa sampai Karawang, bisa sampai dengan Tangerang,” ujar Intan dalam acara Peresmian Ekosistem Motor Listrik Nasional (MOLINAS) di Fasilitas Produksi PT Ilectra Motor Group (ALVA), Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis, 13 Agustus 2026.
Lebih lanjut, ia menuturkan jika usai menjadi pengguna motor listrik pengeluaran tersebut jauh lebih rendah dibandingkan ketika dirinya masih mengandalkan motor bensin. Saat itu, Intan menyebut kebutuhan bahan bakarnya setidaknya mencapai Rp50 ribu setiap hari.
“Kalau sebelumnya menggunakan motor bensin itu paling tidak beli bensinnya Rp50.000 lah minimal,” katanya.
Menurut Intan, keunggulan motor listrik juga terasa dari sisi waktu. Ia tidak perlu lagi menghabiskan waktu untuk mengisi bahan bakar karena kendaraan yang digunakannya mendukung sistem battery swap.
Proses penukaran baterai, kata dia, berlangsung cepat. Setelah baterai diganti, motor dapat kembali digunakan untuk menerima order.
“Kalau EV kan kita buka ini lokasinya penukaran baterai, kita lihat, masukin, sudah. Nggak sampai dua menit udah langsung bisa onbid lagi,” ujarnya.
Efisiensi tersebut membuat sebagian biaya yang sebelumnya digunakan untuk membeli bensin dapat dialihkan untuk kebutuhan lain. Intan bahkan dapat menyisihkan sebagian penghasilannya untuk ditabung.
“Bisa saving ya? Betul,” ucapnya.
Dari sisi perawatan, Intan juga menilai motor listrik lebih praktis. Ia menggunakan motor listrik rental sebagai mitra pengemudi Grab dan mendapat perawatan kendaraan secara berkala melalui check point.
“Jadi saya EV ini memang dukung banget sih, memang oke banget, EV,” katanya.
Karena merasakan langsung manfaat tersebut, Intan berharap penggunaan motor listrik di kalangan pengemudi ojol semakin berkembang. Ia juga meminta agar produksi kendaraan listrik diperbanyak dan pilihan model diperluas, disertai penambahan fasilitas battery swap serta stasiun pengisian daya.
Sebagai mitra pengemudi, Intan turut menyampaikan dukungannya terhadap program pengembangan motor listrik nasional. Ia berharap pemerintah dan perusahaan transportasi daring terus memperluas dukungan bagi pengemudi yang beralih menggunakan kendaraan listrik.
“Untuk ke Bapak Presiden Prabowo, terus terang saya sebagai mitra pengemudi Grab EV saya dukung pemerintah untuk mencanangkan motor listrik nasional. Saya besar harapan saya lebih diperbanyak lagi produksinya, lebih didukung lagi langkah seperti Grab maupun wadah transportasi online lagi yang menggunakan motor EV,” tutup Intan.










