TVRINews, Jakarta
Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Kemenekraf/Bekraf) menggandeng Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) dan Adobe melalui program ECHOES X GENSi untuk memperkuat talenta kreatif digital generasi muda Indonesia agar siap bersaing di tingkat global.
Menteri Ekraf, Teuku Riefky Harsya mengatakan, tantangan Indonesia saat ini bukan lagi sekadar memperluas akses terhadap teknologi, melainkan memastikan generasi muda memiliki kapabilitas kreatif dan kemampuan memanfaatkan teknologi, termasuk kecerdasan buatan (AI), untuk menciptakan nilai tambah.
"Anak-anak muda Indonesia memiliki kreativitas yang luar biasa. Sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo, ekonomi kreatif menjadi salah satu mesin baru pertumbuhan nasional. Melalui kolaborasi ini, kami ingin membekali generasi muda dengan keterampilan kreatif dan pemanfaatan AI agar mampu menghasilkan karya bernilai tambah, menciptakan peluang usaha, dan siap bersaing di tingkat global," kata Riefky dalam keterangan tertulis yang diterima tvrinews.com pada Selasa, 16 Juni 2026.
Program ECHOES (Ekraf Creates Harmony on Education Sector) merupakan inisiatif Kemenekraf untuk mengenalkan ekosistem ekonomi kreatif sekaligus meningkatkan kapasitas pelajar dan mahasiswa.
Program tersebut dipadukan dengan GENSi (Generasi Terkoneksi), platform pemberdayaan generasi muda milik Indosat yang berfokus pada pemanfaatan teknologi digital untuk menciptakan dampak positif.
Riefky mengapresiasi kolaborasi lintas sektor yang melibatkan pemerintah, industri teknologi, dunia pendidikan, media, serta komunitas kreator dalam mempercepat lahirnya talenta kreatif digital Indonesia yang berdaya saing global.

Menurutnya, kerja sama tersebut juga dapat mendukung tiga program unggulan Kementerian Ekraf pada 2027, yakni Aktivasi Desa Kreatif, Aktivasi Creative Hub, dan Creative by Indonesia. Melalui sinergi tersebut, pemerintah ingin mendorong talenta lokal berkembang dari tingkat daerah menuju pasar nasional hingga internasional.
Sementara itu, President Director and Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison Vikram Sinha menyebut generasi muda Indonesia memiliki potensi besar yang perlu didukung melalui akses terhadap perangkat, keterampilan, dan peluang yang tepat agar mampu mengembangkan ide menjadi karya yang berdampak.
Setelah sebelumnya menjangkau lebih dari 10 ribu generasi muda melalui berbagai program literasi digital dan pembelajaran kreatif, tahun ini GENSi menargetkan dapat menjangkau 15 ribu anak muda di seluruh Indonesia.
Dukungan juga diberikan Adobe melalui penyediaan teknologi, pelatihan, akses premium Adobe Express, materi Adobe Digital Academy berbahasa Indonesia, hingga peluang monetisasi bagi para kreator muda. Kolaborasi ini diharapkan dapat melahirkan generasi kreatif Indonesia yang adaptif terhadap perkembangan AI dan mampu menjadi penggerak ekonomi kreatif masa depan.










