TVRINews, Jakarta
Perkembangan teknologi digital terus mendorong pertumbuhan industri kreatif, termasuk di bidang fotografi dan desain komunikasi visual. Kondisi ini membuat kebutuhan masyarakat terhadap perangkat imaging semakin beragam, mulai dari dokumentasi hingga produksi konten kreatif. Melihat perkembangan tersebut, PT Panasonic Gobel Indonesia memperkenalkan tiga produk LUMIX terbaru, yakni LUMIX DC-TZ300, LUMIX DC-L10, dan LUMIX S 40mm F2 dalam ajang Pekan Raya Jakarta (PRJ) 2026.
Direktur PT Panasonic Gobel Indonesia, Arif Gobel mengatakan peluncuran tersebut dilakukan sebagai upaya menghadirkan teknologi imaging yang sesuai dengan perkembangan gaya hidup digital masyarakat.
"Perkembangan gaya hidup digital membuat kebutuhan masyarakat terhadap perangkat visual juga ikut berubah. Melalui peluncuran LUMIX DC-TZ300, LUMIX DC-L10, dan LUMIX S 40mm F2 di PRJ 2026, kami ingin memperkenalkan teknologi imaging yang mendukung berbagai aktivitas kreatif dan keseharian pengguna, baik bagi mereka yang mengutamakan fleksibilitas, maupun yang ingin mengeksplorasi lebih jauh dalam setiap bidikan," ujar Arif Gobel dalam keterangan yang diterima redaksi, Sabtu, 27 Juni 2026.
Product Manager LUMIX PT Panasonic Gobel Indonesia, Cut Noviani mengatakan ketiga produk tersebut dikembangkan berdasarkan kebutuhan pengguna di Indonesia, terutama terkait mobilitas dan kebebasan dalam berkreasi.
"LUMIX DC-TZ300, DC-L10, dan S 40mm F2 kami luncurkan di PRJ 2026 untuk menjawab kebutuhan yang paling sering kami dengar dari pengguna Indonesia — kamera yang benar-benar bisa dibawa ke mana saja, kamera yang memberikan kebebasan kreatif penuh, dan lensa yang membuat semua itu semakin lengkap. Ketiga produk ini adalah hasil dari pemahaman kami yang lebih dalam tentang bagaimana masyarakat Indonesia menggunakan kamera dalam kehidupan sehari-hari," ujar Cut Noviani.
Seiring berkembangnya teknologi digital, profesi di bidang pengolahan gambar atau digital imaging juga semakin dibutuhkan. Teknologi ini memungkinkan proses penyuntingan dan rekayasa visual pada foto digital sehingga banyak dimanfaatkan dalam industri kreatif, periklanan, serta produksi konten.
Dalam praktiknya, digital imaging menjadi bagian penting dalam menghasilkan karya visual yang kreatif dan komunikatif. Perkembangan tersebut juga membuka peluang bagi tenaga profesional di bidang desain komunikasi visual dan fotografi untuk mengembangkan keahlian sesuai kebutuhan industri.










