TVRINews, Jakarta
Harga sejumlah bahan pangan di pasar tradisional mengalami penurunan pada Rabu, 19 Agustus 2026. Data tersebut tercatat dalam Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional.
Berdasarkan data PIHPS, harga rata-rata bawang merah ukuran sedang berada di level Rp38.500 per kilogram, turun Rp200 atau 0,52 persen.
Sementara itu, bawang putih ukuran sedang tercatat Rp44.900 per kilogram, turun Rp950 atau 2,07 persen. Penurunan juga terjadi pada cabai merah keriting yang berada di harga Rp43.600 per kilogram, turun Rp851 atau 1,91 persen.
Harga cabai rawit hijau tercatat Rp50.350 per kilogram, turun Rp850 atau 1,66 persen. Sedangkan cabai rawit merah berada di level Rp60.400 per kilogram, turun Rp2.500 atau 4,32 persen.
Untuk daging ayam ras segar, harga rata-rata tercatat Rp43.400 per kilogram, turun Rp1.850 atau 4,45 persen. Sementara harga telur ayam ras segar berada di level Rp25.550 per kilogram, turun Rp250 atau 0,97 persen.
Adapun sejumlah komoditas lainnya tercatat relatif stabil. Beras kualitas medium I berada di harga Rp17.050 per kilogram, sedangkan beras kualitas medium II Rp16.200 per kilogram.
Harga gula pasir lokal tercatat Rp19.550 per kilogram, sementara minyak goreng curah berada di level Rp22.300 per kilogram. Untuk daging sapi kualitas 1, harga rata-rata mencapai Rp153.450 per kilogram, sedangkan daging sapi kualitas 2 sebesar Rp145.100 per kilogram.
Harga gula pasir kualitas premium tercatat Rp20.400 per kilogram. Sementara itu, minyak goreng kemasan bermerk 1 berada di harga Rp22.950 per kilogram dan minyak goreng kemasan bermerk 2 sebesar Rp23.200 per kilogram.
Untuk komoditas beras lainnya, beras kualitas bawah I tercatat Rp15.000 per kilogram, beras kualitas bawah II Rp14.300 per kilogram, beras kualitas super I Rp21.150 per kilogram, dan beras kualitas super II Rp17.700 per kilogram.
Data PIHPS juga mencatat harga tersebut merupakan harga rata-rata nasional yang dihimpun dari pasar tradisional di berbagai wilayah Indonesia.










