
Harga Emas Antam Naik Lagi, Ini Rinciannya
Penulis: Alfin
TVRINews, Jakarta
Harga emas Antam kembali naik pada perdagangan hari ini, Selasa, 29 April 2025, setelah sebelumnya mengalami penurunan. Harga logam mulia ini tercatat naik sebesar Rp 6.000 per gram, menjadi Rp 1.966.000 per gram, dibandingkan dengan harga pada Senin, 28 April 2025 kemarin, yang berada di level Rp 1.960.000 per gram.
Meski ada kenaikan, harga emas Antam saat ini masih di bawah rekor tertingginya, yang sempat tercatat pada 22 April 2025, dengan harga per gram mencapai angka Rp 2.039.000.
Harga emas dengan ukuran 100 gram hari ini dibanderol seharga Rp 190.812.000. Untuk emas berukuran 500 gram, harga yang ditawarkan adalah Rp 953.320.000. Sedangkan harga untuk emas terbesar, yaitu 1.000 gram (1 kg), dibanderol seharga Rp 1.906.600.000.
Sementara itu, harga buyback emas Antam mengalami penurunan sebesar Rp 6.000 per gram, menjadi Rp 1.815.000 per gram. Buyback adalah harga yang ditawarkan Antam apabila konsumen ingin menjual kembali emas yang dimilikinya.
Menurut perubahan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 112/PMK.03/2022, transaksi jual beli emas batangan akan dikenakan pemotongan PPh 22 secara otomatis. Bagi individu atau badan usaha yang memiliki NPWP, potongan pajak akan berlaku sesuai aturan yang ada. Kini, NIK juga dapat digunakan sebagai pengganti NPWP dalam transaksi emas.
Berikut adalah rincian harga emas batangan Antam per 29 April 2025:
Harga emas 0,5 gram: Rp 1.033.000
Harga emas 1 gram: Rp 1.966.000
Harga emas 2 gram: Rp 3.872.000
Harga emas 3 gram: Rp 5.783.000
Harga emas 5 gram: Rp 9.605.000
Harga emas 10 gram: Rp 19.155.000
Harga emas 25 gram: Rp 47.762.000
Harga emas 50 gram: Rp 95.445.000
Harga emas 100 gram: Rp 190.812.000
Harga emas 250 gram: Rp 476.765.000
Harga emas 500 gram: Rp 953.320.000
Harga emas 1.000 gram: Rp 1.906.600.000
Dengan fluktuasi harga yang terus bergerak, konsumen perlu memantau pergerakan harga emas secara berkala sebelum melakukan transaksi.
Baca Juga: Airlangga Hartarto: Kenaikan Harga Emas karena Posisi Emas Sebagai Aset Safe Haven
Editor: Redaktur TVRINews
