TVRINews, Jakarta
Rupiah berisiko mengalami tekanan pada perdagangan Senin, 2 November 2026 seiring sejumlah sentimen eksternal dan indikator ekonomi yang membayangi pergerakan mata uang Garuda.
Tekanan tersebut tercermin dari pergerakan rupiah di pasar Non-Deliverable Forwards (NDF). Pada pukul 07.19 WIB, rupiah tercatat melemah terbatas sebesar 0,04% ke level Rp18.161 per dolar Amerika Serikat (AS).
Sejumlah sentimen dari pasar global serta perkembangan indikator ekonomi diperkirakan masih menjadi faktor yang memengaruhi pergerakan rupiah sepanjang perdagangan hari ini.









