
BPS: Inflasi Oktober 0,17%
Writer: Anastasia Venti
TVRINews, Jakarta
Badan Pusat Statistik (BPS) merilis inflasi sebesar 0,17 persen pada Oktober 2023, dibandingkan dengan bulan sebelumnya (month to month/mtm). Sementara itu secara tahunan inflasi Indonesia mencapai 2,56 persen (year-on-year/yoy).
"Pada Oktober 2023 terjadi inflasi sebesar 0,17% secara bulanan atau terjadi peningkatan indeks harga konsumen dari 115,44 pada September 2023 menjadi 115,64 pada Oktober 2023. Sementara itu secara year on year terjadi inflasi 2,56% dan secara tahun kalender atau year to date terjadi inflasi 1,80%," kata Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini dalam konferensi pers.
Diketahui, Komoditas beras menjadi salah satu penyumbang inflasi terbesar pada Oktober 2023. Inflasi beras sebesar 1,72 persen dengan andil sebesar 0,06 persen. Secara akumulatif, selama tahun 2023 beras juga menyumbang andil inflasi terbesar, yaitu 0,49 persen.
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS) Pudji Ismartini mengatakan, beras merupakan salah satu komoditas penyumbang andil inflasi terbesar selama tiga bulan berturut-turut sejak Agustus sampai Oktober 2023.
"Jika kita melihat sebarannya, inflasi beras Oktober 2023 tersebar di 87 kota IHK, sementara itu terdapat 2 kota mengalami deflasi beras, dan 1 kota lainnya stabil,” ujar Pudji.
Pudji menyebut beras juga menjadi salah satu komoditas utama penyebab inflasi komponen volatile food atau harga bergejolak dengan inflasi 1,72 persen dan andil 0,06 persen. Dua komoditas lain yang menjadi menjadi penyebab inflasi komponen volatile food adalah cabai rawit dan cabai merah.
Editor: Rina Hapsari
