
Harga Beras Medium dan Premium Naik, Stok Pemerintah Tembus 4 Juta Ton
Writer: Lidya Thalia.S
TVRINews, Jakarta
Harga beras medium dan premium kembali mengalami kenaikan pada Selasa, 10 Juni 2025, meski pemerintah mencatatkan rekor cadangan beras tertinggi sejak 1969.
Berdasarkan data terbaru, harga rata-rata beras medium di pasar nasional menyentuh Rp13.772 per kilogram (kg), atau melampaui 10,18 persen dari Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan sebesar Rp12.500 per kg.
Sementara itu, harga beras premium tercatat naik 5,54 persen menjadi Rp15.725 per kg, juga melebihi HET beras premium yang berada di angka Rp14.900 per kg.
Untuk kategori beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), harganya terpantau lebih stabil dengan rata-rata nasional sebesar Rp12.582 per kg, sedikit di atas HET sebesar Rp12.500 per kg. Di tengah dinamika harga, pemerintah mencatat pencapaian signifikan dalam penyediaan stok beras nasional.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengumumkan bahwa cadangan beras pemerintah (CBP) kini mencapai 4 juta ton, angka tertinggi sejak Perum Bulog didirikan pada 1969.
“Alhamdulillah, hari ini kita mencetak sejarah baru. Untuk pertama kalinya sejak Bulog berdiri, cadangan beras pemerintah resmi menembus angka 4 juta ton,”kata Amran dalam keterangan yang dikutip, Selasa, 10 Juni 2025.
Ia menilai, pencapaian ini merupakan hasil dari kebijakan pertanian yang berpihak pada petani serta arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat produksi nasional dan mempercepat penyerapan hasil panen lokal.
“Ini bukan sekadar pencapaian angka, tetapi bentuk nyata dari strategi ketahanan pangan nasional yang bertumpu pada produksi dalam negeri,” lanjut Amran.
Kementerian Pertanian dan Bulog menyatakan akan terus mengawal distribusi dan pasokan beras ke seluruh wilayah Indonesia untuk menjaga stabilitas harga dan mencegah spekulasi di pasar. Kebijakan serapan gabah petani dan penguatan logistik menjadi bagian dari strategi jangka panjang pemerintah.
Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan membeli beras sesuai kebutuhan karena stok dipastikan aman, terutama menghadapi potensi lonjakan permintaan selama musim kemarau dan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).
Baca Juga: Harga Emas Antam Naik Rp5.000 per Gram, Buyback Juga Menguat
Editor: Redaksi TVRINews
