
Foto: Ilustrasi TVRINews.com
Penulis: Fityan
TVRINews – Jakarta
Komoditas Cabai dan Bawang Merah Memimpin Kenaikan Harga di Pasar Domestik H+2 Idul Fitri.
Tren pergerakan harga pangan nasional menunjukkan volatilitas tinggi pada periode pasca-hari raya. Memasuki H+2 Idul Fitri, mayoritas komoditas pangan strategis mengalami lonjakan harga yang signifikan di tengah normalisasi aktivitas pasar.
Berdasarkan data terbaru dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS) pada Senin 23 maret 2026, fluktuasi tajam terlihat jelas pada sektor hortikultura dan protein hewani.
Lonjakan paling drastis terjadi pada kelompok cabai, di mana varian cabai rawit merah melambung hingga 16,17 persen, menembus angka Rp104.150 per kilogram.
Dinamika Harga Beras dan Hortikultura
Sektor beras menunjukkan performa yang bervariasi. Meski beras kualitas medium mengalami koreksi harga di kisaran 2,5 hingga 3,79 persen, kontras terlihat pada beras kualitas super I yang justru terapresiasi 2,62 persen menjadi Rp16.750 per kilogram.
Di pasar bumbu dapur, tekanan inflasi sektoral sangat terasa. Harga bawang merah merangkak naik 5,88 persen ke level Rp46.850 per kilogram, diikuti bawang putih yang terkerek menjadi Rp41.150 per kilogram.
"Kenaikan harga pangan hari ini terjadi secara rata-rata nasional pada komoditas seperti beras kualitas super, bawang, cabai, telur, hingga minyak goreng," demikian bunyi laporan resmi PIHPS dalam tinjauan pasar pagi ini 23 Maret 2026.
Anomali Protein Hewani dan Minyak Goreng
Kondisi berbeda terjadi pada sektor daging. Di saat harga daging ayam ras melonjak 5,86 persen menjadi Rp45.150 per kilogram, komoditas daging sapi justru mengalami tren penurunan tipis (depresiasi) sekitar 1,5 persen, menempatkan harga daging sapi kualitas I di level Rp145.900 per kilogram.
Sementara itu, sektor minyak goreng masih dibayangi tren penguatan harga:
• Minyak Goreng Curah: Naik 1,54% menjadi Rp19.750/liter.
• Minyak Kemasan Bermerek I: Naik tipis ke Rp23.000/liter.
• Gula Pasir & Minyak Kemasan II: Terpantau stagnan, masing-masing pada angka Rp18.750/kg dan Rp21.850/liter.
Editor: Redaktur TVRINews
