
Pariwisata Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di Kuartal III 2025
Penulis: Christhoper Natanael Raja
TVRINews, Jakarta
Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana menegaskan sektor pariwisata berperan penting dalam menjaga laju pertumbuhan ekonomi nasional.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), ekonomi Indonesia tumbuh 5,04 persen pada triwulan III 2025, dengan pariwisata menjadi salah satu penyumbang utama.
“Empat sektor yang berhubungan langsung dengan pariwisata masuk dalam daftar dengan pertumbuhan tertinggi. Ini menegaskan bahwa pariwisata bukan sekadar sektor pendukung, tetapi pilar utama penggerak ekonomi nasional,” ujar Widiyanti dalam keterangan tertulis yang diterima oleh tvrinews.com, Jumat, 7 November 2025.
Empat sektor tersebut mencakup jasa perusahaan yang tumbuh 9,94 persen, hiburan dan rekreasi naik 9,92 persen, transportasi dan pergudangan meningkat 8,62 persen, serta akomodasi, makanan, dan minuman yang tumbuh 8,41 persen.
Hingga September 2025, jumlah wisatawan mancanegara (wisman) mencapai 11,43 juta kunjungan, sementara pergerakan wisatawan nusantara (wisnus) menembus 901,9 juta perjalanan. Pemerintah menargetkan 14,6–16 juta kunjungan wisman dan 1,08 miliar pergerakan wisnus hingga akhir tahun.
Untuk menjaga momentum, Kementerian Pariwisata meluncurkan kampanye nasional “Saatnya Liburan #DiIndonesiaAja” serta melanjutkan program Kharisma Event Nusantara (KEN) yang menampilkan berbagai festival unggulan di daerah.
“Kami berkolaborasi dengan pemerintah daerah, pelaku industri, dan komunitas kreatif untuk menghadirkan paket wisata yang menarik dan berkelanjutan,” kata Widiyanti.
Indonesia juga tampil di ajang World Travel Market (WTM) London 2025 dengan tema “Go Beyond Ordinary”.
Kehadiran di forum internasional ini menjadi bagian dari diplomasi ekonomi kreatif sekaligus memperkuat citra Indonesia sebagai destinasi pariwisata yang berkelanjutan dan autentik.
“WTM London bukan sekadar ajang promosi, tetapi momentum untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai pemain utama industri pariwisata dunia,” ucap Widiyanti.
Widiyanti menekankan pariwisata kini bukan hanya tentang perjalanan dan hiburan, tetapi juga tentang kesejahteraan masyarakat.
“Pariwisata menciptakan lapangan kerja, menggerakkan ekonomi daerah, dan menumbuhkan kebanggaan terhadap budaya sendiri. Dengan semangat kolaborasi, kita ingin menjadikan pariwisata Indonesia simbol kemajuan dan daya saing bangsa,” tutur Widiyanti.
Editor: Redaksi TVRINews
