TVRINews, Jakarta
Harga sejumlah bahan pangan di pasar tradisional mengalami penurunan pada perdagangan Selasa, 9 Juni 2026. Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS), penurunan terjadi pada komoditas cabai, daging ayam, hingga telur ayam ras.
Harga cabai merah besar tercatat turun 15,8 persen menjadi Rp75.400 per kilogram. Sementara cabai merah keriting turun 31,37 persen menjadi Rp56.000 per kilogram.
Penurunan juga terjadi pada cabai rawit hijau yang turun 7,86 persen menjadi Rp58.600 per kilogram. Sedangkan cabai rawit merah turun 29,44 persen menjadi Rp75.850 per kilogram.
Selain cabai, harga daging ayam ras segar juga turun 5,33 persen menjadi Rp35.500 per kilogram. Untuk komoditas daging sapi, harga daging sapi kualitas 1 turun 1,08 persen menjadi Rp151.800 per kilogram, sedangkan daging sapi kualitas 2 turun 2,28 persen menjadi Rp143.450 per kilogram.
Sementara itu, harga telur ayam ras segar turun 1,07 persen menjadi Rp27.700 per kilogram. Di sisi lain, sejumlah komoditas pangan tercatat stabil. Harga beras kualitas medium I bertahan di Rp17.000 per kilogram, sedangkan beras medium II tetap di level Rp16.150 per kilogram.
Harga beras kualitas bawah I tercatat Rp15.000 per kilogram dan kualitas bawah II Rp14.300 per kilogram. Adapun beras kualitas super I berada di Rp17.700 per kilogram.
Untuk komoditas bawang, harga bawang merah ukuran sedang tercatat Rp60.250 per kilogram, sedangkan bawang putih ukuran sedang turun tipis 0,25 persen menjadi Rp44.150 per kilogram. Harga gula pasir lokal tetap berada di level Rp19.550 per kilogram dan gula pasir premium Rp20.400 per kilogram.
Sementara itu, harga minyak goreng curah bertahan di Rp23.450 per kilogram. Minyak goreng kemasan bermerek 1 turun tipis 0,65 persen menjadi Rp22.950 per kilogram, sedangkan minyak goreng kemasan bermerek 2 tetap di level Rp23.200 per kilogram.
Data tersebut dihimpun dari PIHPS untuk wilayah DKI Jakarta dan pasar tradisional per Selasa pagi.










