
Stabilitas Pasokan, Bapanas Minta Bulog Penuhi Stok Kedelai ke Pengrajin Tahu Dan Tempe
Penulis: Nisa Alfiani
TVRINews, Jakarta
Badan Pangan Nasional (Bapanas/NFA) mendorong agar kebutuhan kedelai ke pengerajin tahu dan tempe secara terorganisir guna menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan. Bapanas mencatat pasokan kedelai kerap menjadi satu faktor pengaruh harga tahu dan tempe. Maka, Perum Bulog diminta untuk memasok kedelai kepada para pengerajin tahu-tempe.
Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi menyampaikan langkah ini bisa jadi solusi menekan gejolak harga tahu tempe di pasaran. Selain pasokan, dia meminta Bulog untuk berperan sebagai offtaker yang menyerap hasil panen petani yang dikoordinasikan melalui kelembagaan Gabungan Koperasi Produsen Tahu Tempe Indonesia (Gakoptindo).
Menurutnya skema closed loop ini merupakan bagian dari tata kelola ekosistem kedelai nasional yang sedang dibangun saat ini. Tujuannya untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, salah satunya dengan menempatkan BUMN Pangan sebagai sentral dari tata niaga kedelai nasional.
"Kita menginginkan terbangunnya satu ekosistem dimana para pengerajin tahu tempe tidak lagi kesulitan mendapatkan bahan baku. Nah, kehadiran negara melalui kolaborasi bersama BUMN pangan dalam membangun sistem harus dilakukan, sehingga ada jaminan pasokan kepada para pengerajin dan tidak dipengaruhi oleh fluktuasi harga kedelai," kata Arief dalam keterangan tertulis, Kamis, 15 Juni 2023.
Melalui skema ini, Bulog dengan koperasi akan menyiapkan stok kedepan untuk dua-tiga bulan kedepan. Ini mengacu pada hasil prakiraan Neraca Komoditas Pangan guna memperkuat Cadangan Kedelai.
Sebagai informasi tambahan, bahwa kebutuhan nasional kedelai saat ini mencapai 2,8 juta ton, sedangkan produksi kedelai dalam negeri masih berada di kisaran 300 ribu ton, sehingga masih dibutuhkan 2,5 juta ton.
Arief menuturkan, meskipun neraca kedelai nasional masih defisit, hal ini harus dilihat sebagai peluang bagi para produsen kedelai untuk meningkatkan produksi domestik mengingat besarnya kebutuhan tersebut.
Baca juga: Indonesia Open 2023: Rinov/Pitha Satu-satunya Wakil Ganda Campuran Tuan Rumah yang Tersisa
Editor: Redaktur TVRINews
