Penulis: M. Ramadan
TVRInews, Anambas
Presiden Republik Indonesia melalui Kementerian Perhubungan Udara kembali melaksanakan kegiatan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) di wilayah perbatasan Indonesia yaitu di Bandara Letung Kecamatan Jemaja Kabupaten Kepulauan Anambas Provinsi Kepulauan Riau.
Kegiatan Padat Karya tersebut dilaksanakan untuk membantu pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid-19, terutama kepada masyarakat di sekitar Bandara, yaitu masyarakat Pulau Jemaja yang terdiri dari Kecamatan Jemaja, Jemaja Timur dan Jemaja Barat.
Pemulihan Ekonomi Nasional di Bandara Letung sudah berlangsung lama, meskipun sempat terhenti, kini Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dari Presiden Republik Indonesia kembali di gelar oleh Bandara Letung.
Baca Juga : 100 Hektar Lahan Gambut di Rokan Hulu Riau Terbakar
Kegiatan Padat Karya kali ini diikuti oleh 60 orang yang kesemuanya adalah masyarakat pulau Jemaja Kabupaten Kepulauan Anambas.
Kegiatan tersebut dilaksanakan selama 2 hari dan meliputi kegiatan pengecatan gedung operasional serta pembersihan selokan dan drainase guna antipasi musim penghujan.
Acara pembukaan dihadiri oleh Muspika kec.letung dari Camat,kapolsek, Danramil serta kepala desa.
Andy Hendra Suryaka, ST.MM, Kepala Bandara Letung saat di konfirmasi mengatakan bahwa pihaknya kembali melaksanakan kegiatan PEN untuk masyarakat Anambas, terkhusus masyarakat sekitar bandara, hal ini dilakukan guna pemulihan ekonomi di tengah tengah masyarakat.
"Masyarakat sangat terbantu dan antusias akan giat tersebut, ditengah kondisi ekonomi yang sedang berangsur membaik, untuk informasi kegiatan, kita sudah sebarkan informasi seminggu, agar masyarakat ramai tau dan ikut kegiatan padat karya dari Bapak Presiden RI dan Bapak Kemenhub RI," ucapnya kepada TVRINews.com.
Lanjut masih Andy Hendra Suryaka,ST.MM mengatakan bahwa jika nantinya masih ada warga yang belum mengetahui informasi adanya kegiatan Padat Karya Pemulihan Ekonomi Nasional di Bandara Letung, pihaknya akan menginformasikan lebih luas lagi di kegiatan Padat Karya berikutnya.
"Yang tidak sempat mendaftar silahkan mendaftar di kesempatan Padat Karya berikutnya, dan nantinya saya tugaskan kepada staf untuk memperluas lagi informasi kepada masyarakat, agar lebih ramai lagi peserta padat karya yang nantinya akan di gelar kembali," tutupnya.
Baca juga: 3 Tahun Andalkan Air Hujan Dan Sungai, Kini 250 KK Di Desa Tawiri Nikmati Air Bersih
Editor: Redaktur TVRINews
