
Menkeu Minta LPEI Lakukan 'Engine Restart' Usai Pelantikan Pimpinan Baru
Penulis: Ricardo Julio
TVRINews, Jakarta
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa beserta para Direktur Utama Special Mission Vehicle (SMV) di bawah naungan Kementerian Keuangan menghadiri prosesi pelantikan Sukatmo Padmosukarso sebagai Ketua Dewan Direktur merangkap Direktur Eksekutif Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI).
Dalam arahannya, Menteri Keuangan menegaskan bahwa pergantian pimpinan ini merupakan momentum krusial untuk melakukan pembenahan total pada lembaga pembiayaan ekspor tersebut. Ia menekankan pentingnya reposisi mandat LPEI agar menjadi katalisator transformasi ekspor nasional yang lebih strategis dan berdampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi.
“Pelantikan pejabat baru di lingkungan LPEI ini harus digunakan sebagai momentum untuk membenahi LPEI dari hulu sampai ke hilir, momentum untuk mengembalikan LPEI ke fungsi dasarnya sebagai alat negara untuk menggerakkan ekonomi,” kata Menkeu dalam keterangannya dikutip, Kamis 8 Januari 2026.
Baca Juga: Dolar AS Stabil, Rupiah Dibuka Melemah ke Rp16.785
Pada kesempatan tersebut, Menkeu menganalogikan langkah ini sebagai upaya engine restart. Menurutnya, hal ini bukan sekadar pergantian figur kepemimpinan, melainkan evaluasi mendalam terhadap sistem tata kelola serta manajemen risiko lembaga.
“Ini bukan sekadar ganti sopir, tapi cek ulang mesinnya, olinya, dan remnya. Amanah ini tidak ringan, tapi arahnya jelas dan harus dijalankan secara konsisten,” ujar Menkeu.
Lebih lanjut, Menkeu meminta agar pembiayaan LPEI ke depan lebih fokus pada peningkatan nilai tambah dalam negeri dan memperluas basis eksportir di sektor prioritas seperti manufaktur, agroindustri, dan ekonomi hijau. Ia juga menyoroti potensi produk halal, mulai dari sektor makanan hingga kosmetik, untuk didukung secara institusional.
“Ke depan saya harap LPEI dapat fokus ke pembiayaan ekspor yang komersial, market oriented, and bankable,” kata Menkeu.
Menkeu juga mengingatkan bahwa kepercayaan publik harus dibangun melalui tata kelola dan pengelolaan risiko yang disiplin. Ia berharap setiap pengambilan keputusan pembiayaan dilakukan secara prudent dan berkelanjutan.
“Saya harapkan adalah disiplin. Disiplin risiko, disiplin tata kelola, disiplin data. Jadi keputusan harus punya risk calculation yang kuat dengan database yang kuat, dengan tim research yang bagus,” jelas Menkeu.
Menutup sambutannya, Menkeu memberikan ucapan selamat kepada pimpinan baru LPEI dengan harapan besar agar mereka mampu membawa budaya integritas, akuntabilitas, dan profesionalisme. Dengan demikian, LPEI diharapkan mampu menjadi akselerator pertumbuhan ekspor yang inklusif.
“Saya ucapkan selamat bekerja kepada pimpinan baru LPEI. Pemerintah mendukung penuh selama arah yang jelas dan tata kelolanya dijaga. Ayo kita jalan bersama ke depan, konsisten dan menuju kesuksesan,” ujar Menkeu.
Editor: Redaktur TVRINews
