Penulis: Kristiono
TVRINews, Sidoarjo
Seorang petani tanaman hias jenis Sansevieria di Kabupaten Sidoarjo sukses meraih keuntungan jutaan rupiah perbulannya. Pangsa pasar yang terbuka dan serba online dimanfaatkannya dengan memasarkan tanaman hiasnya ke seluruh Indonesia hingga pasar luar negeri.
Adi Wibowo (40 tahun), warga Masangan Wetan, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo setiap hari disibukkan dengan merawat ratusan jenis Sansevieria mulai dengan mengecek satu persatu daun, mereporting tanaman yang sudah dewasa hingga menyiram tanaman di green house miliknya.
Bermacam-macam jenis Sansivieria ada di green house ini, mulai dari yang seharga puluhan ribu hingga jutaan rupiah seperti jenis Pinquiculata, Mason Bowl, Kirki Brown, Gabriella, Bagamoyensis, Cordova, Boncel, Dark Green Clown, Robusta Dwarf, Rorida dan masih banyak lainnya.
Baca juga: KPK Resmi Tahan Sekretaris Mahkamah Agung Hasbi Hasan
Tanaman hias asli dari benua Afrika ini dapat tumbuh dan berkembang baik karena iklim di Indonesia yang sangat mendukung. Petani Sansevieria di Indonesia bahkan bisa menciptakan jenis-jenis Sansevieria baru yang dinamakan Sansivieria Hybrid.
Untuk pemasaran tanaman hiasnya, Adi Wibowo yang menjadi anggota dari komunitas Sansevieria Sidoarjo ini memanfaatkan media sosial terutama Facebook untuk menjangkau pembeli dari luar pulau bahkan luar negeri.
“Media berjualan yang terbesar lewat Facebook karena disitu banyak sekali komunitas online dan dari situ kita dapat teman. Kita sudah export ke beberapa negara di Asia, Eropa, Australia. Taiwan termasuk salah satu pangsa pasar yang lumayan besar dan rutin mengambil dari para petani di Indonesia.”, ungkap Adi Wibowo.
Media tanam yang dibutuhkan hanya menggunakan sekam atau kulit padi yang sudah di sangrai, pasir malang dan klenteng atau biji kapuk yang sudah difermentasi. Hampir segala jenis Sansevieria diminati para kolektor, tetapi Sansevieria yang bermutasi atau yang menjadi warna kuning atau putih menjadi favorit para kolektor. Meski harganya lumayan mahal, varian Varigata punya banyak peminat karena keindahan warnanya.
Editor: Redaktur TVRINews
